Rabu, 07 Mei 2014

Ciri-ciri Organisasi

          Dalam suatu Organisasi mempunyai ciri-ciri suatu organisasi.hal inilah yang secara tulisan menggambarkan bagaimana suatu organisasi tersebut hidup dan berkembang.Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah:
1.      Adanya kommponen(atasan dan bawahan)
2.      Adanya kerjasama(cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
3.      Adanya tujuan yang ingin dicapai/maksud dari organisasi dibentuk
4.      Adanya sasaran biasanya dibuat dulu rancangannya
5.      Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
6.      Adanya pendeglasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Menyangkut hal itu pengertian organisasi juga merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok,yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama,Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih,atau organisai adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama,Organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antar kelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

SUMBER:
 http://id.shvoong.com/social-sciences/education/1931283-ciri-ciri-organisasi/#ixzz1sSrSway3

Bentuk-bentuk Organisasi

         Dalam suatu Organisasi terdapat aturan atau adab yang dipakai sesuai dengan kondisi organisasi itu.Nah dalam organisasi terdapat beberapa bentuk yaitu seperti dibawah ini,sehingga kita bisa menentukan bentuk organisasi mana yang kita pakai.
Tipe Organisasi
Dalam organisasi di Indonesia saat bermacam-macam bentuk organisasi baik bersifat organisasi kemasyarakatan ,atau organisasi partai politik. Bahkan dalam pemerintahan di katakan organisasi beskala nasional.karena organisasi itu terdiri dari anggota dan pengurus. Di dalam bentuk organisasi dapat kita bedakan sebagai berikut:
1. Piramida Mendatar(Flat)
Mempuanyai ciri-ciri diantaranya:
Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hararki kewenangan sedikit.
Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil, di negara kita bisa kita lihat misal nya organisasi kemiliteran.
2. Piramida Terbalik
Organisasi piramida terbalik adalah kebalikan dari tipe piramida terbalik adalah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/ lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.
3. Tipe Kerucut
Tipe organisasi kerucut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
Rentang kendali sempit.
Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab kepada penjabat/pimpinan yang bawah/rendah
Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
Jumlah informasi jabatan cukup besar.
Bentuk Organisasi
Dalan berorganisasi tentu mempunyai bentuk bentuk organisasi diantaranya:
Bentuk organisasi staff
Bentuk organisasi lini
Bentuk organisasi fungsional
Bentuk organisasi fungsional dan lini
Bentuk organisasi fungsional dan staff
Bentuk organisasi lini dan staff
Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal.
Elemen struktur organisasi adalah sebagai berikut:
Spesialisasi pekerjaan, sejauh mana pekerjaan dalam organisasi di bagi-bagi dalam beberapa bidang.
Departementalisasi, dasar yang di pakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama.
Rantai komando, garis wewenang yang tanpa putus membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah.
Rentang kendali, jumlah bawahan yang dapat di kendalikan secara efisien.
Sentralisasi dan desentralisasi, sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titiik.
Formalisasi, sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.
Faktor penentu struktur organisasi:
Strategi, Sebagian besar kerangka strategi dewasa ini terfokus pada tiga dimensi inovasi, minimalisasi biaya, dan imitasi pada desain struktur yang berfungsi dengan baik untuk masing-masing dimensi.
Teknologi, Setiap organisasi paling tidak memiliki satu teknologi untuk mengubah sumber daya finansial, SDM, dan sumber daya fisik menjadi produk atau jasa.
Ukuran organisasi, Sebagai contoh, organisasi-organisasi besar yang mempekerjakan 2.000 orang atau lebih cenderung memiliki banyak spesialisasi, departementalisasi, tingkatan vertikal, serta aturan dan ketentuan daripada organisasi kecil.
Lingkungan, Kekuatan-kekuatan ini biasanya meliputi pemasok, pelanggan, pesaing, badan peraturan pemerintah, kelompok-kelompok tekanan publik, dan sebagainya.
 SUMBER:
http://iwakbakar.wordpress.com/2011/12/13/tipe-bentuk-struktur-organisasi/

Pentingnya Pengertian Tujuan Organisasi

          Dalam suatu organisasi tujuan merupakan hal utama dalam suatu organisasi.Seperti pengertiannya bahwa suatu wadah yang menampung dimana orang berkumpul dan bekerjasama dalam mencapai sesuatu.dari situ sudah dapat kita ambil intisarinya yang utamanya adalah pencapaian tujuan.Menetapkan tujuan organisasi memberikan arah dan menghindarkan organisasi dari kekacauan,karna akan terstruktur.Tujuan dapat membantu memotivasi anggota dengan mengkomunikasikan apa organisasi ini berjuang untuk serta menyediakan dasar mengakui prestasi dan keberhasilan.Organisasi yang tujuan ditetapkan lebih efektif dalam merekrut anggota.Dalam tujuan organisasi terdapat 3 tingkatan.
1.      Tujuan atau Misi adalah umum,pernyataan luas yang menceritakan mengapa organisi itu ada.biasanya tidak berubah dari tahun ke tahun dan sering pernyataan pertama dalam konstitusi
2.      Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang organisasi ingin dicapai,yang berasal dari tujuan ataupun misi.Tujuan adalah ujung kearah mana usaha anda yang akan diarahkan dan sering berubah dari panjang untuk istilah atau tahun ke tahun,tergantung pada sifat kelompok
3.      Tujuan adalah deskripsi dari apa yang harus dilakukan,berasal dari tujua,spesifik yang jelas laporan tugas terukur yang akan dicapi sebagai langkah kearah menjacapi tujuan.
Mereka berifat jangka pendek dan memiliki batas waktu.Menetapkan tujuan bersama adalah tatap menjadi sebuah tujuan kelompok.hal ini menciptakan banyak hasil yang positif karena orang akan mendukung dan bertanggung jawab untuk apa yang akan meraka menciptakan.
Sebelum organisasi menentukan tujuannya, terlebih dulu menetapkan misi / maksud organisasi. Misi adalah suatu pernyataan umum dan abadi tentang maksud organisasi. Sedangkan Misi organisasi adalah maksud khas (unik) dan mendasar yang membedakan organisasi dari organisasi-organisasi lainnya dan mengidentifikasikan ruang lingkup operasi dalam hal produk dan pasar.
Etzioni mendefinisikan tujuan organisasi sebagai :
1.      Suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkan dimana organisasi bermaksud untuk merealisasikan
2.      Pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan datang di mana organisasi sebagai kolektifitas mencoba untuk menimbulkannya

     2 unsur penting tujuan adalah :
·         Hasil-Hasil akhir yang diinginkan di waktu mendatang dengan mana
·         Usaha-uasaha / kegiatan-kegiatan sekarang diarahkan

    Tujuan dapat berupa tujuan umum / khusus , tujuan akhir / tujuan antara. Tujuan Umum (tujuan strategic) secara operasioanal tidak dapat berfungsi sebelum dijabarkan terlebih dahulu kedalam tujuan-tujuan khusus yang lebih terperinci sesuai dengan jenjang manajemen, sehingga membentuk hirarki tujuan.
  Berbagai Fungsi Tujuan Organisasi:
1.      Pedoman Bagi Kegiatan, melalui penggambaran hasil-hasil di waktu yang akan datang. Fungsi tujuan memberikan arah dan pemusatan kegiatan organisasi mengenai apa yang harus dan tidak harus dilakukan
2.      Sumber Legitimasi, akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan sumber daya dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya
3.      Standar Pelaksanaan, bila tujuan dilaksanakan secara jelas dan dipahami, akan memberikan standar langsung bagi penilaian pelaksanaan kegiatan (prestasi) organisasi
4.      Standar Motivasi, berfungsi sebagai motivasi dan identifikasi karyawan yang penting. Dalam kenyataannya, tujuan organisasi sering memberikan insentif bagi para anggota
5.      Dasar Rasional Pengorganisasian, tujuan organisasi merupakan suatu dasar perancangan organisasi
   Tipe-Tipe Tujuan
     Klasifikasi tujuan dari Penow bagi organisasi pada umumnya dibedakan menjadi 5 tujuan menurut “sudut pandangan mereka yang berkepantingan” , yakni :
1.      Tujuan Kemasyarakatan (Societal Goals), berkenaan dengan kelas-kelas organisasi luas yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat
2.      Tujuan Keluaran (Output Goals), berkenaan dengan jenis-jenis keluaran tertentu dalam bentuk fungsi-fungsi konsumen. Contoh : barang- barang konsumen, jasa-jas bisnis
3.      Tujuan Sistem (System Goals), cara pelaksanaan fungsi organisasi tidak tergantung pada barang / jasa yang diproduksi / tujuan yang diambil
4.      Tujuan Produk (Product Goals) / Tujuan Karakteristik Produk, berbagai karakteristik barang- barang / jasa-jasa produksi
5.      Tujuan Turunan (Derived Goals), tujuan digunakan organisasi untuk meletakkan kekuasaanya dalam pencapaian tujuan lain
  Proses Penetapan Tujuan
    Merupakan usaha untuk menciptakan nilai-nilai tertentu melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi. 6 Unsur dasar yang melatarbelakangi penetapan tujuan organisasi adalah :
1.      Barang dan jasa yang diproduksi organisasi akan dapat memberikan berbagai manfaat, paling sedikit sama dengan harganya
2.      Barang dan jasa dapat memuaskankebutuhan konsumen/ langganan
3.      Teknologi yang digunakan dalam proses produksi akan menghasilkan barang dan jasa dengan biaya dan kualitas bersaing
4.      Kerja keras dan dukungan seluruh sumber dayanya, organisasi dapat beroperasi dengan baik
5.      Pelayanan manajemen akan memberikan public image yang mengguntungkan, sehingga mereka bersedia menanamkan modal dan menyumbangkan tenaganya untuk membantu sukses organisasi
6.      Perusahaan mempunyai konsep diri (self concept) yang dapat dikomunikasikan dan ditularkan kepada para karyawan dan pemegang saham organisasi.
Bidang-bidang Tujuan
       Peter Drucker dan GE mengidentifikasikan 8 bidang pokok di mana perusahaan harus menetapkan tujuan yaitu sebagai berikut:
1.      Posisi Pasar
2.      Produkivitas / Efesiensi, adalah rasio antara masukkan (tenaga kerja, peralatan dan keuangan) dengan keluaran organisasi
3.      Sumber Daya Phisik dan Keuangan, tujuan harus ditetapkan dengan memperhatikan mesin dan peralatan serta penyediaan bahan baku
4.      Profitabilitas
5.      Inovasi
6.      Prestasi dan Sikap Karyawan
7.      Prestasi dan Pengembangan Manajer
8.      Tanggung Jawab Sosial dan Publik
   
Kebutuhan Penyeimbangan Tujuan
         Hampir semua organisasi mempunyai serangkaian tujuan yang berganda untuk memnihi permintaan “trade off” dari berbagai pihak berkepentingan yang terlibat dalam operasi organisasi. Akibatnya, sering menimbulkan konflik antara pihak-pihak tersebut. Dalam proses pencapaian tujuan, manajemen harus menentukan keseimbangan / campuran optimum tujuan-tujuan dam memadukan berbagai kepentingan pihak-pihak yang terlibat dalam organisasi.
   Perumusan Tujuan
   Tujuan dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh kekuatan yang terlibat dalam operasi organisasi. Perumusan tujuan merupakan Hasil usaha perpaduan untuk memuaskan semua pihak / himpunan berbagai tujuan individu dan organisasi .
Agar perumusan tujuan efektif manajer perlu memperhatikan beberapa ketentuan sebagao berikut :
1.      Proses perumusan tujuan hendaknya melibatkan individu-individu yang bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan
2.      Manajer puncak (sebagai perumus tujuan umum) hendaknya bertanggung jawab untuk menurunkan tujuan-tujuan pada tingkatan yang lebih rendah
3.      Tujuan harus realistic, diselaraskan dengan lingkungn internal dan eksternal
4.      Tujuan harus jelas, beralasan dan bersifat menantang anggota organisasi
5.      Tujuan umum hendaknya dinyatakan secara sederhana agar mudah dipahami dan diingat oleh
         pelaksana
6.      Tujuan bidang fungsional organisasi harus konsisten dengan tujuan umum
7.      Manajemen harus selalu meninjau kembali tujuan telah ditetapkan.


SUMBER:
http://luffybersahabat.blog.com/2011/01/19/tujuan-organisasi/
http://guekemal.wordpress.com/2010/11/15/misi-dan-tujuan-organisasi/

STRUKTUR DAN SKEMA ORGANISASI

Struktur atau Skema Organisasi

          Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan ,sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung,yang apabila setiap bagian dapat dikeloladengan baik maka organisasi tersebutpun akan ikut membaik.sedangkan
Pengorganisasian (Organizing) adalah proses pengaturan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan memperhatikan lingkungan yang ada.hal ini akan sangat mempengaruhi dalam kelancaran atau kesejahteraan organisasi
tersebut,lingkunan adalah faktor yang sangat mempengaruhi.tentu dalam tujuan sebuah organisasi yang baik tidak akan mengorbankan lingkungan sekitar demi kepentingan organisasinya semata.
Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :

1. Bentuk Vertikal
2. Bentuk Mendatar / horizontal
3. Bentuk Lingkaran / circular
4. Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
5. Bentuk Elliptical
6. Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)
Bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi.
1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.

2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinana sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.


3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.
4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kea rah bidang elips
Setiap bentuk bagan organisasi yang ada menggambarkannya dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar. Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kea rah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kea rah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran, bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elip kea rah bidang atas elip. Dalam bagan lingkaran, bagan elip dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang ataupun kedudukan yang sesungguhnya.
Hal ini dikemukakan pula oleh Keith Davis sebagai berikut ;
“Perubahan-perubahan penggambaran bagan kadang-kadang diterima untuk menggalakan pertalian kedudukan atasan bawahan dari kebiasaan bagan-bagan organisasi, tetapi perubahan-perubahan ini tidak mengubah keadaan kedudukan yang sebenarnya. Termasuk di dalamnya perubahan-perubahan bagan mendatar, lingkaran, setengah lingkaran, elips dan piramida terbalik.”


SUMBER:
http://tangkaslubis.blogspot.com/2010/10/struktur-dan-skema-organisasi.html

Organisasi dan Tujuan Organisasi Perusahaan

PENGERTIAN ORGANISASI

            Organisasi adalah system/sekumpulan orang – orang yang berkerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang berkerjasama secara tertentu untuk bersama – sama mencapai tujuan tertentu.
           
      Dalam aktivitas organisasi kepemimpinan merupakan konsep dan praktek yang tidak dapat ditinggalkan. Kepemimpinan yang efektif dalam mengelola (manajemen) aktivitas organisasi dapat mempengaruhi :

Moral dan kepuasan anggota

 Keamanan, kualitas kehidupan kerja dan

Prestasi organisasi

     Dalam kepemimpinan yang efektif dapat menggerakan seluruh anggota organisasi untuk menjalankan tanggung jawabnya masing – masing. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan sangat dipengaruhi oleh proses kepemimpinan yang efektif. Untuk membantu mempermudah dalam memahami konsep kepemimpinan, berikut ini beberapa pendapat para ahli yang telah mengkaji kepemimpinan dalam aktivitas organisasi :

Organisasi menurut Stoner, bahwa Organisasi adalah suatu pola hubungan – hubungan yang melalui mana orang – orang dibawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.

Organisasi menurut James D. Mooney (1974), mengemukakan bahwa Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

 Organisasi menurut Chester I. Bernard, berpendapat bahwa Organisasi adalah merupakan suatu system aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

 Organisasi menurut Stephen P. Robbins, menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) social yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi.

Organisasi menurut Kotter (Robbins, 2003:40), Kepemimpinan pada dasarnya kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok kea rah tercapainya tujuan.

Organisasi menurut Joseph C Rost (Safaria, 2005:3), Kepemimpinan adalah sebuah hubungan saling mempengaruhi diantara pemimpin dan pengikut (bawahan) yang menginginkan perubahan nyata yang mencerminkan tujuan bersama.
   
    Dari berbagai pendapat diatas secara garis besar kita dapat memperoleh gambaran tentang kepemimpinan dalam konteks organisasi.

2.   Mengapa pentingnya Teori organisasi.?

        Dari definisinya, organisasi merupakan wadah bagi sekelompok individu untuk berinteraksi dalam wewenang tertentu. Manusia sebagai makhluk sosial tak urung untuk menciptakan kelompok-kelompok yang mengusung pada pengorganisasian demi mencapai tujuan tertentu. Dengan mempelajari teori organisasi umum, seseorang akan lebih memahami bagaimana ia harus menempatkan diri ketika berkecimpung dalam suatu ikatan organisasi. Karena di dalam organisasi tersebut terdapat beberapa aspek pendukung guna memenuhi tujuan bersama sekumpulan orang yang terikat di dalamnya. Dengan kata lain, teori organisasi umum membimbing sekumpulan orang dalam suatu organisasi untuk berpendapat, menciptakan visi, misi, sistem, dan program, juga untuk menganalisa dan mengevaluasinya kembali demi keberhasilan pencapaian tujuan dibentuknya organisasi tersebut.

Penerbit : Suharsono, Universitas Atma Jaya, 2012, Jakarta
Penyunting : Martin Renwarin
Jl. Jenderal Sudirman Kav.51
Jakarta 12930 Indonesia
 
3. Pengalaman berorganisasi
            Waktu sekolah dulu,  saya pernah mengikuti salah satu organisasi yaitu organisasi Karang taruna. Yang terdapat di daerah tempat tinggal saya. Memang saya hanya menjadi anggota saja di dalam karang taruna tersebut, tetapi saya pernah di tunjuk untuk menjadi salah satu panitia dalam sebuah acara, yang pada saat itu adalah acara HUT RI yang di adakan di RT/RW 004/010. Disitu saya mendapatkan pelajaran dan pengetahuan yang bagaimana dijelaskan bahwa Karang Taruna adalah organisasi para pemuda atau remaja yang ada di desa/perumahan atau kelurahan. Dan Karang Taruna sendiri berfungsi sebagai wadah pembinaan para pemuda desa/perumahan atau kelurahan tersebut. Yang tugasnya berkaitan dengan kegiatan – kegiatan positif seperti Kesenian, bakti social, dll.
Sekian dan Terimakasih . maaf jika ini membingungkan untuk pembaca.

4. Tujuan Organisasi Perusahaan

          Suatu perusahaan atau organisasi yang baik dan bertanggungjawab serta ingin memelihara kesinambungan bisnis dalam jangka panjang, harus sudah memikirkan kepeduliannya pada saat awal pendirian perusahaan, yaitu dengan cara menetapkan visi, misi dan tujuan perusahaan. Dalam perkembangannya, budaya organisasi dan perubahan global akan mempengaruhi tiga hal tersebut: Visi merupakan suatu pernyataan ringkas tentang cita-cita organisasi yang berisikan arahan yang jelas dan apa yang akan diperbuat oleh perusahaan di masa yang akan datang. Untuk mengujudkan visi tersebut maka perusahaan melakukan pengembangan misi yang akan dijalani dalam tiap aktivitas; Misi merupakan penetapan tujuan dan sasaran perusahaan yang mencakup kegiatan jangka panjang tertentu dan jangka pendek yang akan dilakukan, dalam upaya mencapai visi yang telah ditetapkan; Tujuan perusahan adalah mencapai keuntungan maksimum.

Sumber Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/organisasi
http://www.atmajaya.ac.id/2012
http://www.pohoncahaya.com/2012
http://ronawajah.wordpress.com/2009/05/26/visi-misi-tujuan-dan-sdm-perusahaan/

Macam-macam organisasi dari segi tujuan

 

Perkembangan ekonomi telah mendorong terbentuknya organisasi dalam berbagai bentuk. Dari segi unit usaha maupun dari segi tujuan yang ada disekeliling kita, dapat diamati bahwa masing-masing unit usaha mempunyai karakteristik yang berbeda-beda baik dari segi skala usaha untuk mencapai tujuan masing-masing organisasi, kepemilikan, permodalan, pembagian laba sampai tanggung jawab. Berdasarkan karakteristik yang berbeda tersebut maka tiap unit usaha memerlukan pengelolaan yang berbeda pula. Setiap organisasi yang didirikan dapat berbentuk Organisasi Niaga (Perseroan Terbatas, CV, Joint Ventura, Fa, Koperasi, Trust, Kartel, Holding Company), Organisasi Sosial maupun Organisasi Regional dan Internasional.
                Berbagai organisasi-organisasi tersebut memiliki karakteristik yang beraneka ragam yang dapat menghasilkan keuntungan dan kerugian masing-masing. Apabila kita ingin mendirikan suatu unit bisnis, maka kita akan memilih bentuk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk mendapatkan tujuan dari unit bisnis atau organisasi tersebut.
 Keragaman bentuk organisasi yang ada dapat dibedakan secara jelas ketika kita membandingkan toko kelontong, supermarket, konsultan hukum, atau perusahaan otomotif. Masing-masing unit bisnis atau organisasi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Demikian pula yang akan kita bahas pada makalah ini seperti Organisasi Niaga, Regional dan Internasional, antara klasifikasi disetiap masing organisasi-organisasi tersebut terdapat perbedaan karakteristik pada pembentukan organisasi, tujuan organisasi maupun segi keuntungan organisasi sendiri. 

ORGANISASI NIAGA
Organisasi Niaga adalah Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
 Macam-macamnya yaitu :
  1. 1.       Perseroan Terbatas (PT)
  1. 2.       Perseroan Komanditer (CV)
  1. 3.       Firma (FA)
  1. 4.       Koperasi
  1. 5.       Join ventura
  1. 6.       Trus
  1. 7.       Kontel
  1. 8.       Holding Company

ORGANISASI SOSIAL
Organisasi Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
·         1.       Jalur Keagamaan
·         2.       Jalur Profesi
·         3.       Jalur Kepemudaan
·         4.       Jalur Kemahasiswaan
·         5.       Jalur Kepartaian & Kekaryaan

BENTUK ORGANISASI
Bentuk-bentuk organisasi :
·         1.       Bentuk Organisasi Staff
·         2.       Bentuk Organisasi Lini
·         3.       Bentuk Organisasi Fungsional
·         4.       Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
·         5.       Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
·         6.       Bentuk Organisasi Lini &Staff

Struktur / bagan organisasi memperlihatkan satuan-satuan organisasi, hubungan-hubungan & saluran wewenang & tanggung jawab yang ada dalam organisasi, digunakan untuk mengatur kelancaran organisasi
Pengertian bentuk organisasi sering disamakan dengan tipe organisasi, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan organisasi dengan tipe kerucut. Bentuk organisasi memandang organisasi dari segi tata hubungan , wewenang (authority) , dan tanggung jawab (Responsbility), yang ada dalam suatu organisasi

ARTI PENTING ORGANISASI DAN METODE
 Pengertian organisasi dan metode (secara lengkap) adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
 Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :
  1. 1.       Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya,
  1. 2.       Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen,
  1. 3.       Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, dan
  1. 4.       Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.

Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.
 Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
 Kegiatan manajemen

sumber : http://gyka04.blogspot.com/2011/10/macam-macam-organisasi-dari-segi-tujuan.html

Tujuan dan Manfaat Organisasi

 

  1.     TUJUAN ORGANISASI
Menetapkan tujuan organisasi tujuan membantu menentukan organisasi Anda, memberikan arah dan menghindari kekacauan. Tujuan dapat membantu memotivasi anggota dengan mengkomunikasikan apa organisasi ini berjuang untuk serta menyediakan dasar mengakui prestasi dan keberhasilan. Organisasi yang tujuan yang ditetapkan lebih efektif dalam merekrut anggota. Ada tiga tingkatan organisasi mendefinisikan’s prioritas Anda: 1. Tujuan atau Misi adalah umum, pernyataan luas yang menceritakan mengapa organisasi Anda ada: biasanya tidak berubah dari tahun ke tahun dan sering pernyataan pertama dalam konstitusi Anda. 2. Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang organisasi Anda ingin capai, yang berasal dari Anda tujuan atau misi. Tujuan adalah ujung ke arah mana usaha Anda akan diarahkan dan sering berubah dari panjang untuk istilah atau tahun ke tahun, tergantung pada sifat kelompok. 3. Tujuan adalah deskripsi dari apa yang harus dilakukan, berasal dari tujuan; spesifik yang jelas laporan tugas terukur yang akan dicapai sebagai langkah ke arah mencapai tujuan Anda. Mereka bersifat jangka pendek dan memiliki batas waktu. Menetapkan Tujuan Bersama Tetapkan tujuan sebagai sebuah kelompok. Hal ini menciptakan banyak hasil positif karena orang akan mendukung dan bertanggung jawab untuk apa yang mereka membantu menciptakan. Anda dapat mengharapkan:
1. komitmen yang lebih besar dan motivasi antara petugas dan anggota untuk membantu mencapai tujuan.
2. Lebih jelas pemahaman tentang tujuan dan alasan untuk memilih mereka.
3. Dengan ide-ide semua orang dan pendapat dipertimbangkan, tujuaMenetapkan Tujuan Organisasi Tujuan membantu menentukan organisasi Anda, memberikan arah dan menghindari kekacauan.

  1.      MANFAAT ORGANISASI
Beberapa manfaat organisasi yaitu:
1.Organisasi sebagai penuntun pencapaian tujuan. Pencapaian tujuan akan lebih efektif dengan adanya organisasi yang baik.

2.Organisasi dapat mengubah kehidupan masyarakat. Contoh dari manfaat ini ialah, jika organisasi bergerak di bidang kesehatan dapat membentuk masyarakat menjadi dan memiliki pola hidup sehat. Organisasi Kepramukaan, akan menciptakan generasi mudah yang tangguh dan ksatria.

3.Organisasi menawarkan karier. Karier berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan. Jika kita menginginkan karier untuk kemajuan hidup, berorganisasi dapat menjadi solusi.

4.Organisasi sebagai cagar ilmu pengetahuan. Organisasi selalu berkembang seiring dengn munculnya fenomena-fenomena organisasi tertentu. Peran penelitian dan pengembangan sangat dibutuhkan sebagai dokumentasi yang nanti akan mengukir sejarah ilmu pengetahuan.

Tujuan dan manfaat dari 3 organisasi yang sebelumnya yaitu :
PERSEROAN TERBATAS (PT)
Perseroan terbatas bertujuan :
1.Memiliki sumber dana yang lebih besar, Perkembangan usaha mutlak membutuhkan dana yang lebih besar. Kebutuhan dana ini akan mudah diperoleh melalui penjualan saham-saham perusahaan. Perusahaan dapat menjual sahamnya kepada pihak yang berminat melalui pasar modal dengan cara melakukan penawaran umum (public offering).
2.Kewajiban terbatas.
3.Ukuran yang besar.
4.Jangka waktu hidup lebih lama.
5.Kepemilikan mudah berpindah.
6.Manajeman profesional.
7.Kemudahan untuk menarik karyawan yang berpotensi
memiliki keterampilan yang dibutuhkan perusahaan, terutama karena perusahaan menawarkan berbagai benefit kepada karyawan tersebut.
Manfaaatnya : Manfaat pendirian PT, pada umumnya masyarakat memanfaatkannya, untuk kemajuan usaha, tender proyek, juga sebagai peningkatan kredit ke Bank-bank, meski risikonya pajak kelak akan menjulang menghunus pemilik perusahaan (PT) tersebut. Kemudian, masalah prestise juga turut berperan dalam hal mengapa orang-orang berbondong mendirikan PT.

ORGANISASI SOSIAL
 Tujuannya : bagi kepentingan sosial atau bersama, Karena itu Organisasi Sosial dapat diartikan sebagai Organisasi Kemasyaratakan karena tujuan nya hanya untuk kepentingan bersama.
Manfaatnya : agar saling mengenal dan berbagi informasi dengan teman-teman lainnya.

KOPERASI
Tujuannya : untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Para anggota diwajibkan untuk membayar simpanan pokok maupun simpanan wajib yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasr (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART). Koperasi bukan organisasi kumpulan modal. Keuangan koperasi diperoleh dari simpanan anggota , pinjaman/kredit, sisa hasil usaha, atau modal ventura. Menurut jenis usahanya koperasi dapat berupa koperasi produksi, koperasi konsumsi, dan koperasi kredit. Berdasarkan tingkatannya, koperasi dibedakan menjadi kopersi primer, koperasi pusat, gabungan koperasi, dan induk koperasi.
Manfaatnya : meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya. Sisa hasil usaha yang diperoleh koperasi dibagikan kembali kepada anggotanya sesuai jasa dan aktivitasnya, menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaa, memberikan sikap jujur danketerbukaan dalam pengelolaan dalam berkoperasi.

SUMBER :  http://gyka04.blogspot.com/2011/10/tujuan-manfaat-dari-organisasi.html